Menyambut bulan Ramadhan 1430 H, RS PMI Bogor mengadakan seminar untuk masyarakat umum terutama bagi penyandang diabetes (diabetesi). Menurut Ketua SMF Penyakit Dalam Dr. Djabir Abudan, SpPD seminar ini diperuntukkan bagi diabetesi yang akan menjalankan Ibadah Puasa selama bulan Ramadhan 1430 H, sehingga materi yang disampaikan selain pengertian diabetes, juga dibahas tentang kiat kiat berpuasa secara menyehatkan bagi penyandang diabetes.
Gedung putih yang berlokasi di Jalan Pajajaran Kota Bogor itu dikenal dengan nama Rumah Sakit Palang Merah Indonesia (RS PMI). Bangunannya sudah berdiri kokoh, bahkan sebelum negeri kita tercinta, Indonesia, merdeka. Tapi, apakah Anda tahu sejarah bangunan yang menjadi saksi bisu jatuh bangunnya rumah sakit pertama di Kota Bogor itu?
Berawal dari sebuah rumah sakit yang berdiri atas prakarsa kelompok sosial orang-orang Belanda pada tahun 1931, dimana pada tahun 1938 pengelolaannya dilakukan oleh NERKAI (Nederlansch Rode Kruis Afdeling Van Indonesie), dan diantara tahun 1942-1945 dikuasai oleh Penguasa Jepang. Setelah Jepang kalah perang dan meninggalkan Indonesia, pengelolaan rumah sakit kembali dilakukan oleh NERKAI. Barulah pada tahun 1948, dihibahkan pengelolaannya kepada Pengurus Palang Merah Indonesia Cabang Bogor dan diberi nama Rumah Sakit Kedung Halang yang dipimpin oleh Dokter Respondek, hingga tahun 1951 diserahkan kepada Markas Besar Palang Merah Indonesia dan ditunjuk sebagai rumah sakit umum serta berganti nama menjadi Rumah Sakit Umum Palang Merah Indonesia (RS PMI) Bogor.